NAMA
: EVA ARIANA
NPM
: 13410069
UPGRIS
PENGANTAR
Ir . Soekarno adalah orang pertama
yang menjabat menjadipresiden Indonesia.Tepat di tanggal 11 Desember 2013,
beliau sebagai sutradara sekaligus penulis bersama Ben Sihombing, merilis film
tokoh besar tersebut. Terlihat bahwa film Soekarno memang karya Hanung
Bramantyo, film yang tergolong baru masuk pada penghujung tahun 2013 ini, telah
menduduki peringkat 4 sebagai film dengan jumlah penonton terbanyak pada tahun
ini. Film ini menceritakan kisah Ir. Soekarno sejak ia kecil hingga Indonesia
meraih kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, Film ini disertai dengan
subtitle bahasa Inggris ketika terjadi percakapan Bahasa Indonesia, dan
ditambah subtitle Bahasa Indonesia saat terdapat percakapan non Bahasa
Indonesia (bahasa Inggris, Belanda, Jepang, Jawa. Sumatra). Film ini memang diangkat
dari sejarah yang ada di Indonesia,
tidak dilakukan penyimpangan alur cerita di dalamnya. Sehingga kita mengetahui
sejarah kemerdekaan Indonesia.
PEMBAHASAN
Ario Bayu , aktor kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 ini
memerankan tokoh Soekarno saat usia 20-an tahun saat menjalani pendidikan di
Bandung.Soekarno kecil bernama Kusno yang sering
sakit-sakitan sehingga ayah nya Raden Soekemi Sosrodihardjo melakukan tirakat dan tidur di
bawah ranjang anaknya dengan harapan agar penyakit Kusno turun ke badan nya
sehingga Kusno sembuh dari sakitnya. Dengan acara ruwatan itu maka ia diganti
namanya menjadi Soekarno. Soekarno kecil pernah menjalin cinta dengan seorang
gadis Belanda bernama Mien Hessel namun diusir oleh ayahnya karena diangap
tidak sederajad. Disaat remaja ia mulai belajar pidato di dalam kamar nya, ia
pun aktif di bidang politik Ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI)
sebagai bersama sejumlah rekan, termasuk Gatot Mangkoepradja. Ia kemudian
ditangkap dengan tuduhan menghasut dan berhaluan komunis di Bandung. Di saat
inilah ia kemudian menyusun pledooi (pembelaan)-nya yang terkenal:
“Indonesia Menggugat”. Di sinilah ia kemudian jatuh hati pada salah satu
muridnya, anak tokoh lokal Hassan Din. Namanya: Fatmawati. Perang Dunia II
mencapai Asia dengan masuknya Jepang ke dalam kancah perang dengan membom
pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii.mengibarkan
bendera merah-putih dan menyanyikan Indonesia Raya di seluruh Jawa. Tapi,
Soekarno sedih karena Jepang malah menggunakannya untuk mencari tenaga kerja
paksa romusha. Walau begitu, Soekarno merasa bisa memanfaatkan situasi ini
untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Ia ingin menikahi Fatmawati,
tapi tidak mau menceraikan Inggit. Masalahnya, Inggit tidak mau dimadu. zAkhirnya,
Inggit meminta diceraikan. Soekarno pun menikahi Fatmawati dan lahir Guntur
Soekarnoputra. Tanpa diduga, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima
dan Nagasaki. Jepang menyerah kalah. Mereka menculik Soekarno, Hatta dan
Fatmawati ke Rengasdengklok pada 15 Agustus 1945. Sjahrir terkejut dan marah. Sesampai
di Jakarta, Laksamana Tadashi Maeda melaksanakan janji samurainya. Ketika
naskah itu selesai ditulis tangan, Sayuti Melik ditugaskan mengetiknya.
Soekarno yang kelelahan demam. Beberapa malam sebelumnya, Fatmawati yang sedang
mengandung menjahit sendiri dengan tangan bendera pusaka itu. Bendera nasional
pertama yang dikibarkan di era Indonesia merdeka. Kemerdekaan Indonesia
disambut, peran Soekarno terus berlanjut. Dan bangsa ini terus memantapkan diri
sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Soekarno akan selamanya dikenang
sebagai Bapak Bangsa yang telah membawa Indonesia mencapai kemerdekaannya.Hanung
Bramantyo seorang produser film yang merilis film Soekarno di era modern ini, ia
memililh Ario
Bayu , aktor kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 ini memerankan tokoh Soekarno
saat usia 20-an tahun saat menjalani pendidikan di Bandung dalam film ini porsi
Soekarno yanng 90 % merupakan tokoh yang diperankan Bayu. Dia pribadi tidak memikirkan keuntungan (film) tetapi
ia mengerahkan kemampuannya sehingga film ini dapat ditonton sepanjang masa. Ide
membuat film ini bukan hanya muncul dari satu pihak, tapi dari berbagai pihak.
Tidak hanya ia, Rachmawati, Raam Punjabi, bahkan produser-produser dan
sutradara-sutradara yang lain pun ingin memfilmkan kisah Soekarno karena kisah
Soekarno selalu menarik untuk divisualisasikan. Bahkan sejak dia baru lahir
hingga dia meninggal tetap menarik. Karena film inilah ia mendapatkan
penghargaan dan karyanya terpilih sebagai Film Terpuji Festival Film Bandung
(FFB) 2014 pada Malam Puncak Festival Film Bandung 2014 di Monumen Perjuangan
Bandung padahal ia samasekali tidak meyangka mendapatkan penghargaan tersebut. Film Soekarno sebelumnya sempat
mendapat protes dari pihak keluarga Soekarno. Bahkan salah satu putri Soekarno,
Rachmawati Soekarnoputri. Karena menurutnya Perusahaan film yang dipimpin Raam
Punjabi itu dinilai menyalahi aturan terkait film Soekarno.Hanung menuturkan sebagai sutradara ia siap
mempertanggungjawabkan hasil karyanya itu. Apalagi, sebelum membuat film
tersebut, ia sudah melakukan riset yang cukup terperinci, sehingga filmnya
tidak melenceng dari sejarah. Hanung pun siap menggelar kegiatan bedah
film bila nanti ada yang meragukan filmnya.
PENUTUP
Sukarno seorang tokoh pemberontak
pejuang kemerdekaan yang heroik, pemikir, seniman, penulis besar. Melebihi itu
semua, Bung Karno merupakan tokoh dunia yang mengajak negeri-negeri jajahan di
seluruh dunia untuk menjemput dan merebut kemerdekaannya. Di satu sisi film
tentang Soekarno perlu diapresiasi dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan
kecintaan terhadap sejarah Indonesia.Namun Peran
film tersebut tidak mengangkat sisi kerakyatan Sukarno. Padahal
kedekatan Soekarno dengan rakyat khususnya rakyat kecil. Film tersebut lebih
menonjolkan persoalan pribadi dan keluarga Soekarno dan mengesampingkan sisi
perjuangan seorang Soekarno yang sebenarnya berguna bagi generasi muda.film ini
patut diacungi jempol. Karena di masa Orde Baru, hampir mustahil film ini
dibuat. Ini karena sosok Bung Karno yang memang kontroversial. Ia dipuja, tapi
juga dibenci oleh sebagian kelompok masyarakat, terutama pendukung Orde Baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar