Senin, 07 Desember 2015

Apakah seperti ini?

Dengan segala upaya untuk mempertahankan sebuah hubungan yang pernah dijalani dengan selang yang cukup lama kini telah di ujung padi yang akan menunduk dan mati.
sebagai manusia yang selayaknya maka pernah aku ungkapkan "untuk kembali kepadamu karena cinta dan sayang" yang belum tergantikan.
pernah mengikat sebuah janji keseriusan apakah semudah ini hubungan ini runtuh???
kusadari ini adalah kesalahan bibir lamis q yang sesuka mengucap "Pisah" namun harus kamu ketahui ucapan itu hanya segelintir kekesalan yang terpendam dan awal dari masalah itu adalah dari kamu.
selang 1 hari aku berkata dan memohon padamu untuk kembali menjalin dan memperbaiki hubungan ini tetapi kamu berkata kita sendiri saja,sebuah pernyataan yang sangat membuat aku jatuh, namun aku menyadari dan mungkin ini adalah balasan dari perkataan ku yang sewaktu itu mengucap kata terlarang yang pernah kita janjikan "menyelesaikan masalah jangan sampai mengucapkan kata terlarang,"PUTUS"." namun ini memang salah ku,aku mengingkari janji hanya semata karena kekesalah hati. aku meminta kesempatan kedua dari mu dan ku berharap jawabanmu IYA, perlu diketahui bahwa penyesalan dan kesempatan kedua tidak selalu berujung sama melainkan akan menambah rasa ketulusan karena tidak akan mau kejadian yang disesali terulang. hingga saat ini aku masih menunggu jawaban dari mu TIDAK/IYA kamu seolah tidak ingin melepasku namun sangat kecewa dengan aku, katamu.
perasaan ku saat ini sangat tarik ulur dengan pernyataan mu, kamu lepas kepala tapi kamu pegang ekornya.
namun, jika memang ini jalan Allah yang dipertuntuhkan maka aku akan selalu siap karena memang ini salah ku,
Namun hingga saat ini aku masih mencintai mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar